Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih & Minal Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin ^_^

Posted on 09/06/2017 By

[ad_1]

Hari pertama kerja, dan hari pertama aktif kembali di blog setelah vakum seminggu lebih. Sebelum mengoceh tak tentu arah perkenankanlah saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Mohon maaf lahir dan batin jika ada perkataan, tulisan, dan perbuatan saya yang menyinggung perasaan. Sungguh, semua kesalahan tersebut sama sekali tidak direncanakan.  Hari ini adalah hari pertama memegang laptop setelah Lebaran, pekerjaan kantor menuntut saya untuk membukanya. Selama liburan panjang kemarin, saya sama sekali tidak menyentuh komputer sama sekali, tidak memposting artikel sebutirpun di blog, dan benar-benar menikmati liburan panjang bersama keluarga. 

Alasan lainnya adalah saya mengalami sedikit accident konyol di dapur, satu hari sebelum Lebaran. Kecelakaan tersebut memaksa saya harus pergi ke Unit Gawat Darurat dan mendapatkan lebih dari 20 jahitan di jemari dan telapak tangan kanan. Kecelakaan tersebut juga membuat saya tidak bisa mempergunakan tangan kanan untuk melakukan aktifitas seperti memasak dan mencuci piring, termasuk mengetikkan kata di laptop. Saat ini kondisinya sudah mulai lumayan, walau masih terasa sakit namun lukanya sudah mulai mengering. ^_^

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih
Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Bagaimana dengan liburan panjang anda? Mudik dan bertemu keluarga tercinta? Tahun ini keluarga saya berkumpul semua di Jakarta. Tepatnya di rumah adik saya, Wiwin, di Mampang. Lima orang keponakan, dan 9 orang dewasa membuat rumah menjadi sangat ramai dan penuh dengan kehebohan. Beberapa minggu sebelumnya, Ibu saya yang sudah melepas gipsnya dan dalam taraf melatih tangan kirinya yang patah beberapa bulan yang lalu, telah datang dari Batam. Alhamdulilah, walau gerakan tangannya masih terbatas dan masih sering terasa pegal linu namun kondisinya sudah mulai membaik. 

Lebaran kali ini kami juga tidak menghidangkan masakan khas Idul Fitri seperti opor ayam dan sambal goreng hati. Kulkas Wiwin telah penuh dengan aneka makanan beku, dan kakak saya telah mengirimkan berkilo-kilo rendang dari Batam, jadi tugas saya hanya memasak sayur nangka, dan ketupat. Karena di pasar blok A ikan asin gabus dan cumi asin terlihat super fresh maka saya membuat balado ikan asin gabus dan tumis cumi asin tomat hijau yang tak disangka justru menjadi favorit keluarga. Kakak saya bahkan request dimasakkan balado ikan asin untuk dibawanya kembali ke Batam.  Keputusan untuk tidak memasak banyak makanan saat lebaran sangat tepat, di hari pertama setelah sholat Ied kami berkeliling ke rumah keluarga Bulik di Depok dan Cibubur. Disana kami menikmati masakan khas Lebaran yang sebenarnya, opor ayam, ketupat, sambal goreng kentang, rendang, gulai nangka, bakso sapi, siomay, dan es buah. Sedap, kenyang, dan ngirit. ^_^

Lantas bagaimana kecelakaan yang saya alami bisa terjadi? Ah, saya sudah tak sabar hendak menceritakannya ke anda. ^_^ Satu hari sebelum Lebaran, kala masakan sudah siap dan menyisakan setumpukan cucian piring, saya pun sibuk membereskan semua kekacauan. Rak plastik untuk meniriskan piring basah yang terletak disebelah kitchen sink sebenarnya sudah penuh dengan gunungan perabotan makan, dan sebuah mangkuk pyrex besar dalam posisi menungging di tepian. Feeling saya sudah meneriakkan warning untuk segera menata barang pecah belah tersebut kembali ke laci-laci kabinet yang memenuhi dinding dapur, namun rasa enggan menghentikan aksi cuci piring yang sudah hampir selesai membuat feeling tersebut terabaikan. Insting manusia terhadap segala sesuatu yang mengandung bahaya seringkali benar, jika kita bersedia mendengarkannya. Namun kondisi disekitar dan aneka alasan lainnya yang berkecamuk di kepala acapkali mengaburkan isyarat dari alam bawah sadar tersebut. 

Mangkuk yang awalnya saya khawatirkan akan jatuh tiba-tiba terguling dari posisinya yang tidak secure. Bobotnya yang berat menghantam meja granit yang keras sebelum meluncur ke lantai. Reflek tangan saya meraihnya untuk menghentikannya jatuh ke lantai. Tak diduga mangkuk tersebut sebenarnya sudah dalam kondisi pecah terbelah dan tepian tajam belingnya mengiris dalam jari manis dan kelingking tangan kanan saya. Sayatannya sama sekali tidak terasa dan saya justru sibuk melihat pecahan beling yang berhamburan di seluruh dapur hingga melihat tetesan darah kental di lantai dapur yang putih bersih. Saat itu saya baru melihat sayatan besar dan panjang di telapak tangan dan menjerit-jerit sendiri histeris.  Sejak kecil saya selalu takut dengan luka, jarum suntik dan segala hal yang berbau rumah sakit dan dokter. Luka kecil tersayat pisau selalu saya bungkus dengan plester berhari-hari dan baru dibuka ketika yakin luka tersebut telah benar-benar sembuh. Dan kini melihat luka terbesar yang pernah saya alami dalam hidup memang cukup membuat shock.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Semua anggota keluarga berhamburan dari setiap kamar dan lantai atas menuju ke dapur. Adik saya, Wiwin, segera meraih kain bersih dan membungkus luka besar tersebut, terus terang saya kagum dengan gayanya yang tenang. “Tenang, tenang, nggak apa-apa ini,” katanya berusaha menghibur saya yang sangat panik.  “Ini perlu dijahit Win, lukanya besar banget. Panggil Mbak Wulan, minta dia jahitin,” pinta saya setengah menangis, setengah stress menahan sakit. Kakak saya tidak perlu dipanggil karena berdua suaminya, Mas Moko, sudah turun berlarian dari tangga menuju ke dapur. “Buka tangannya Ndang, bisa digerakkan tidak jari-jarinya?” Tanyanya tenang. Saya mengikuti perintahnya, dan jemari saya yang berlumuran darah masih bergerak dengan leluasa. “Nggak apa-apa ini, perlu jahitan saja. Ke UGD saja secepatnya, kita tidak punya perlengkapan di rumah,” kata Mas Moko setelah mengecek luka tersebut sekilas. Rasa beruntung memiliki kakak dan kakak ipar dengan profesi dokter bedah sangat saya rasakan kala itu. Gaya mereka yang kalem membuat panik saya berkurang.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Azy, suami Wiwin, segera meraih kunci mobil dan kami bertiga bersama Mbak Wulan menuju ke rumah sakit yang terdekat dengan rumah. Untungnya UGD saat itu sangat sepi, tidak ada pasien seorang pun. Dokter jaga dan suster dengan sigap segera memberikan pertolongan. Luka dibersihkan, namun darah yang mengalir sangat deras dan tak kunjung berhenti membuat dokter susah untuk menjahitnya dengan cepat. Mbak Wulan yang telah memperkenalkan diri sebagai dokter bedah kemudian menawarkan diri untuk menjahit luka tersebut yang disambut dengan ramah oleh dokter. 

Beberapa suntikan pereda nyeri membuat saya mampu menjalani proses yang terasa lama dan tak kunjung usai. Namun saya selalu yakin dengan kakak saya dalam segala hal, dan pekerjaan kecil seperti ini baginya adalah hal yang super duper mudah. So, hari itu berakhir dengan lebih dari dua puluh jahitan di tangan kanan, sebuah perban besar, rasa nyeri dan bengkak. Walau begitu saya masih mengucap syukur alhamdulillah karena lukanya tidak sampai memutuskan urat-urat penting. “Kamu perlu ke meja operasi kalau itu terjadi, karena kalau tidak dibetulkan jari-jari tanganmu tidak akan berfungsi,” penjelasan Mbak Wulan membuat saya berulangkali mengucap syukur pada Ilahi.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Jadi begitulah kecelakaaan di dapur yang terjadi kala Lebaran kemarin, saat ini tangan kanan saya masih diperban total, lukanya belum sembuh dan jahitan sepertinya masih lama dibuka. Tapi kondisi saat ini masih jauh lebih baik dibandingkan minggu lalu karena sudah bisa dipergunakan untuk mengetik dengan cukup lancar. Karena tidak boleh terkena air maka saya membungkusnya dengan plastik kiloan dan mengikatnya dengan karet gelang kala mencuci piring, dan mandi. Untuk menghindari keluar biaya klinik kembali, saat ini adik saya, Wiwin, bertugas mengganti perban kala telah mulai kotor, terus terang saya takut melihat luka jahitan yang mengingatkan pada sosok Frankenstein dan tangan kiri yang memang kurang maksimal gerakannya. Semoga dalam tiga minggu luka tersebut telah benar-benar pulih. Moral of the story? Percayalah pada insting dari alam bawah sadar, karena sebenarnya sinyal dari alam bawah sadar tersebut sudah dikalkulasi secara rasional di kepala. ^_^

Wokeh kembali ke resep cake ungu ubi jalar yang kali ini saya hadirkan. Cake ini sudah beberapa bulan lalu sebenarnya saya buat karena memang tidak ada masakan baru yang saya coba akhir-akhir ini. Memasak adalah kegiatan yang saya hindari hingga tangan benar-benar sembuh karena merepotkan dan menyisakan perabotan kotor segambreng.  Resep cake ini mirip dengan sponge cake ubi jalar kuning yang pernah saya posting disini. Cake ini saya buat kala itu untuk mengurangi tumpukan makanan beku di freezer, dan ubi jalar ungu tersebut sudah mendekam disana berbulan-bulan lamanya.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Prosesnya sangat mudah, kita bisa menggunakan ubi jalar, labu kuning, tape singkong, sebagai bahan dasarnya, dan untuk membuat teksturnya lembut dan  empuk saya mengocok putih telur terpisah dengan kuningnya.  Saya sangat suka dengan teknik ini terutama untuk cake-cake yang menggunakan bahan berat seperti ubi dan tape singkong. Bedanya dengan cake ubi jalar kuning sebelumnya adalah pada proses pembuatan dan teknik mematangkannya, cake ubi jalar kuning sebelumnya dipanggang di oven sedangkan resep cake yang ini dikukus. Cake kukus cenderung lebih padat, lebih moist dan lembut, jika anda tidak begitu suka cake kukus maka memanggangnya di oven pada suhu 170’C bisa dilakukan. Karena warna ungu ubi jalar tidak begitu keluar maka saya menambahkan beberapa tetes pasta taro, tindakan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan karena warna cake justru menjadi aneh. Jadi saya skip pasta taro tersebut dari resep. 

Sebagaimana jenis-jenis cake dengan telur yang dikocok terpisah antara putih dan kuningnya, maka kocok putih telur hingga soft peak saja. Ketika alat pengocok diangkat maka ujung putih telur masih terkulai disatu sisi. Kondisi ini memudahkan kita untuk mengaduk dan mencampurnya dengan adonan dasar ubi yang berat. Jika putih telur terlalu kaku maka akan menyulitkannya tercampur homogen bersama adonan lain, bergumpal-gumpal dan memaksa kita untuk mengaduk berlebihan. Akibatnya gelembung udara banyak yang pecah dan cake susah untuk mengembang dengan optimal. 


Glazingnya optional, cake sebenarnya sudah cukup manis dan menambahkan glazing akan membuatnya manis kuadrat, jadi glazing bersifat sebagai hiasan tambahan saja. Cake kukus seperti ini tahan hingga 3 hari di suhu ruang, dan 1 minggu di dalam kulkas dalam wadah rapat untuk mempertahankan kelembabannya. Cake juga bisa dibekukan, cukup bungkus cake dengan kertas baking dan lapisi dengan plastic wrap, jaga jangan sampai cake terkena udara kulkas secara langsung. Cake bisa dibekukan hingga 3 bulan, ketika akan disantap cukup letakkan di suhu ruang hingga moist kembali atau masukkan ke microwave selama beberapa menit saja. 

Berikut resep dan prosesnya ya.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Cake Ubi Jalar Kukus dengan Glazing Coklat Putih
Resep hasil modifikasi sendiri 

250 gram ubi jalar ungu, kukus hingga lunak
– 100 ml susu cair 

– 150 gram mentega/margarine

70 ml minyak sayur

200 gram gula pasir

2 sendok teh vanilla extract

5 kuning telur 

Bahan C:

100 sd 150 ml susu cair full cream

Bahan D:

5 putih telur
– 30 gram gula pasir

Bahan chocolate glazing:
– 150 gram coklat blok putih
– 2 sendok makan mentega
– 1 sendok makan sirup vanilla
– 1/2 sendok teh vanilla extract 

Persiapan: 
Siapkan loyang bundt, diameter 23 cm. Olesi permukaannya dengan margarine dan taburi dengan tepung terigu secara merata di permukaannya. Balikkan loyang dan ketukkan beberapa kali untuk membuang kelebihan tepung. Sisihkan.

Siapkan mangkuk, masukkan bahan A, aduk rata. Sisihkan.

Siapkan ubi jalar yang telah dikukus hingga lunak. Kupas kulitnya. Hancurkan ubi dengan garpu hingga lumat dan tidak ada gumpalan yang masih utuh. Tambahkan susu cair, aduk rata. Sisihkan.

Siapkan telur, pisahkan putih dengan kuningnya. Lakukan ketika kondisi telur masih dingin, baru keluar dari chiller. Saat kondisi seperti itu selaput kuning telur lebih kenyal dan tidak mudah robek, serta putih telur lebih kental. Diamkan putih telur minimal 10 menit agar kembali ke suhu ruang, supaya konsistensinya lebih encer dan lebih maksimal ketika dikocok.

Note: putih telur tidak boleh terkena tetesan minyak, lemak atau sedikitpun tetesan kuning telur. Lemak dan kuning telur akan membuatnya tidak akan bisa mengembang ketika dikocok.

Note:
Bolu juga bisa dipanggang dioven suhu 170’C selama 50 – 60 menit, api atas dan bawah.

Cara membuat: 

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Siapkan mangkuk mikser, masukkan mentega dan gula pasir. Kocok dengan kecepatan rendah hingga tercampur, kemudian naikkan kecepatan mikser menjadi tinggi dan kocok hingga adonan lembut, mengembang dan pucat. Hentikan mikser sesekali dan bersihkan dinding mangkuk mikser dengan spatula agar semua mentega dan gula benar-benar terkocok dengan baik. 


Masukkan kuning telur satu persatu, dan kocok hingga tercampur baik. Jangan menambahkan kuning telur jika kuning telur sebelumnya belum tercampur baik, karena cairan berlebihan di mentega akan  membuatnya pecah dan berbutir-butir. 


Masukkan ubi jalar ungu yang telah dilumatkan, kocok dengan kecepatan tinggi hingga smooth dan tercampur baik. Hentikan mengocok.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Masukkan tepung (bahan A) dengan cara diayak langsung ke adonan dalam 2 tahapan berselang-seling dengan bahan C (susu cair), aduk perlahan adonan dengan spatula hingga tercampur baik.  Susu cair sekitar 100 – 150 ml tergantung kepadatan adonan, jika masih terlalu berat gunakan semua susu cair di resep.  Lakukan proses mengaduk dengan gerakan ringan tapi cepat dan jangan over mixing, jika adonan sudah tercampur segera hentikan mengaduk. Sisihkan. 


Siapkan mangkuk mikser, masukkan putih telur (bahan D), kocok dengan speed sedang hingga berbusa besar, hentikan  mengocok, masukkan gula pasir dan kocok dengan speed tinggi hingga tercapai soft peak. Putih telur mengembang, berkilat namun tidak terlalu kaku, ketika alat pengocok diangkat ujung putih telur masih terkulai disatu sisi bukan lancip tegak lurus. 


Ambil satu sendok besar adonan, masukkan ke adonan ubi jalar, aduk cepat dengan spatula hingga adonan agak lembek. Masukkan sisa putih telur dalam beberapa tahapan, aduk dengan teknik aduk balik hingga adonan tercampur baik.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Jangan berlebihan mengaduk (over mixing) agar tidak banyak putih telur yang kempes dan membuat adonan menjadi turun. Jika adonan sudah tercampur segera hentikan dan tuangkan adonan ke loyang, ratakan permukaannya. 


Masukkan loyang berisi adonan ke kukusan yang sudah dipanaskan sebelumnya hingga air mendidih. Bungkus penutup kukusan dengan kain bersih yang mampu menyerap air, pastikan air dalam kukusan cukup untuk mematangkan cake. Kukus dengan api sedang menjurus kecil, dan kukus selama 55 menit hingga cake matang. Cek dengan tusuk lidi untuk memastikan cake matang, jika lidi keluar bersih (tidak ada adonan yang menempel) maka cake telah matang. 


Keluarkan cake dari kukusan, biarkan selama 20 menit didalam loyang agar berkurang panasnya. Balikkan cake di rak kawat dan diamkan hingga benar-benar dingin sebelum dikucurkan glaze. 


Membuat glaze:
Siapkan mangkuk tahan panas, masukkan semua bahan glazing. Tim coklat dengan api kecil sambil diaduk-hingga coklat meleleh dan tercampur baik. Angkat dari kompor. 


Glazing juga bisa dibuat dengan memasukkan bahan ke dalam microwave selama beberapa menit.

Letakkan cake di piring saji, siram permukaannya dengan glazing. Potong-potong cake dan sajikan. Super yummy!



[ad_2]
Source link

قالب وردپرس

Tanya & Komentar

Artikel     Aidin, Batin, Cake, Coklat, dan, dengan, Faizin, Glazing, Jalar, Kukus, Lahir, Maaf, Minal, Mohon, Putih, Resep, Ubi, Ungu, wal