Resep Cenil dengan Saus Kinca Gula Jawa

Posted on 09/29/2017 By

[ad_1]

Ibu penjual cenil itu selalu duduk disana, saya bahkan hafal letaknya meski harus berjalan dengan mata tertutup. Terlalu ‘lebay’, tapi memang seperti itu kenyataannya. Sekitar 500 meter dari pintu masuk pasar Paron, di depan deretan penjual daging, dan tak jauh dari sumur yang terletak dibelakang pasar. Itu dulu, puluhan tahun yang lalu, kala saya masih kecil dan tinggal di Paron. Si Ibu duduk di sebuah dingklik (bangku kecil) di lantai berdebu pasar, dan menjual cenilnya setiap hari. Masih segar dalam ingatan, beliau selalu mengenakan baju kebaya brokat dengan jarit batik yang rapi jali menempel di tubuhnya. Rambut panjangnya tersanggul rapi dalam gelungan sederhana khas wanita Jawa jaman dulu. Jemari tuanya yang keriput dan berkulit coklat gelap terlihat cekatan mencuil masing-masing cenil yang berwarna merah, hijau, putih, hitam, membungkusnya dengan selembar daun pisang dan menyematnya dengan sebatang biting (lidi yang diruncingkan ujung-ujungnya). Gerakannya luwes, menghipnotis, membuat semua pasang mata terpaku mengikuti setiap langkahnya. Termasuk saya, fans beratnya. 😅

Resep Cenil dengan Saus Kinca
Resep Cenil dengan Saus Kinca


Cenil bukan makanan favorit saya, dari segunung aneka ragam cenil yang diletakkan didalam sebuah baskom terbuat dari bambu, mungkin hanya ketan hitam dan getuk yang saya sukai. Tapi saya selalu, dan selalu datang membeli aneka cenil yang dijualnya jika memiliki uang jajan ditangan. Biasanya itu terjadi setelah selesai membantu penitipan sepeda Mbah Lanang kala hari Minggu tiba, atau saat liburan bulan puasa. Si Ibu merupakan satu-satunya penjual cenil di Paron saat itu, jadi tak heran jika setiap hari pembeli selalu ramai mengerubuti dagangannya, saya salah satu bocah yang berdesak-desakan diantara orang dewasa yang dengan sabar mengantri. 


Ada banyak ragam jajanan anak kecil lainnya di pasar, tapi cenil selalu mengundang saya untuk melangkahkan kaki kesana. Alasannya simple. Saya sangat menikmati lincahnya jemari si Ibu, menari luwes diatas gunungan cenil, menjumput masing-masing jenisnya, mengguyurnya dengan kinca gula jawa, dan membungkusnya. Semua kegiatan untuk menghasilkan sebungkus cenil ini seakan menghipnotis, membuai, dan  memberikan perasaan yang susah untuk saya ungkapkan. Entah apakah manusia lainnya merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan kala melihat penjual cenil, namun saat itu seperti itulah keadaannya. Jadi walau harus menunggu lama kala membelinya, saya sama sekali tidak merasa keberatan. 


Bagi anda yang belum pernah mengenal snack tradisional Jawa ini, maka cenil adalah makanan yang terbuat dari pati ketela pohon, diberi aneka pewarna dan dibentuk kotak atau bulat. Biasanya cenil disajikan bersama kelapa parut dan taburan gula pasir, namun di Paron, cenil disajikan dengan guyuran gula jawa yang legit. Ada banyak ragam varian makanan yang mendampingi si cenil kala dijajakan mulai dari ketan hitam, ketan putih, tiwul, getuk, gatot dan aneka makanan lainnya yang hampir semuanya terbuat dari ketela pohon. Sangat menakjubkan betapa kreatifnya orang Jawa jaman dulu memberdayakan ketela pohon menjadi aneka camilan penuh warna dan bentuk yang memiliki nama berbeda-beda, dengan cita rasa yang tidak sama. Saat ini cukup sulit menemukan penjual cenil terutama di kota besar seperti Jakarta. Tapi saya cukup beruntung karena ada seorang Ibu yang menjual cenil di sebuah jembatan penyeberangan busway, rasanya pun lumayan, dan seporsi hanya lima ribu rupiah saja. Tapi sayangnya cenilnya dipacking didalam plastik mika bening dan gerakan tangan si Ibu tidak seluwes penjual cenil di Paron, jadi feeling yang dirasakan kala membelinya berbeda. 😂

Resep Cenil dengan Saus Kinca
Resep Cenil dengan Saus Kinca


Membuat cenil super duper mudah, resep ini saya peroleh dari Inry, rekan kantor saya yang beberapa waktu yang lalu membawa cenil ke kantor. Kala itu saya melihat Inry sedang memanaskan cenil beku bersalut kelapa parut di microwave. Makanan ini hanya terbuat dari tepung tapioka, atau biasa disebut dipasaran dengan nama tepung sagu tani, yang disiram dengan air panas mendidih, dibentuk sesuai keinginan dan diceburkan ke air panas hingga mengapung dan matang. Cenil kemudian dilumuri dengan kelapa parut kukus untuk mencegahnya menempel satu sama lainnya dan disajikan bersama taburan gula pasir atau guyuran gula jawa cair. Saya sendiri lebih suka menggunakan gula jawa cair yang dimasak bersama daun pandan, sedikit maizena dan air, hingga menjadi larutan yang kental namun mudah dikucurkan ke permukaan makanan. Kolaborasi cenil yang elastis dan tanpa rasa, kelapa parut yang gurih dan asin, serta manis dan legitnya gula Jawa menciptakan rasa yang mantap!

Resep Cenil dengan Saus Kinca


Kendala membuat makanan ini mungkin pada berapa lama waktu merebus si cenil, terlalu lama maka cenil akan larut di air dan berkurang ukurannya. Jika kurang lama  maka cenil akan terasa mentah dibagian tengahnya. Saya sendiri merebus hingga cenil mengapung, menambahkan waktu sekitar 5 menit sejak cenil mengapung, saat itu cenil akan terlihat mulai transparan. Cenil langsung diangkat dengan saringan kawat dan dilumuri kelapa parut kukus untuk mencegahnya lengket. Jangan merebus cenil sekaligus banyak (seperti yang saya lakukan!), karena akan membuatnya lengket satu sama lain dan menjadi pekerjaan tambahan kala harus memisahkannya satu persatu.


Untuk kelapa parutnya, gunakan kelapa muda yang diparut kasar, campur bersama sedikit garam dan kukus selama beberapa menit agar matang. Nah kelapa parut ini bisa disimpan di freezer jika terlalu berlebihan, cukup bungkus rapat di plastik dan bekukan. Kelapa parut tahan hingga 1 bulan lamanya dan kondisinya masih baik ketika akan dipergunakan kembali. 


Berikut resep dan prosesnya ya. 

Resep Cenil dengan Saus Kinca



Cenil dengan Saus Kinca
Resep diadaptasikan dari Inriany


Untuk 5 porsi


Tertarik dengan kue tradisional lainnya? Silahkan klik link dibawah ini:
Singkong Thai versi Mall Ambassador
Dadar Gulung Pandan & Vanilla Isi Cream Custard
Kue Bawang Renyah


Bahan:

– 400 gram tepung tapioka/sagu tani

– 150 – 180 ml air panas mendidih
– 2 lembar pandan
– 1/2 sendok teh garam

– 1/2 sendok makan gula pasir

– pasta pewarna merah dan hijau secukupnya

Bahan kinca

– 200 gram gula aren, iris kasar

– 2 lembar daun pandan, simpulkan

– 150 ml air 

– 1 1/2 sendok makan tepung tapioka larutkan dengan 2 sendok makan air

Bahan lain:

– 1 butir kelapa muda, parut kasar

– 2 sendok teh garam

– 2 lembar pandan

Cara membuat:
Siapkan panci, masukkan kelapa parut, tambahkan garam, aduk rata. Kukus kelapa bersama dua lembar daun pandan hingga matang, sekitar 15 menit. Angkat, tuangkan kelapa di mangkuk lebar, buang pandan, dan sisihkan. 


Siapkan panci, masukkan air, garam, gula pasir, dan pandan, rebus dengan api sedang hingga mendidih. Angkat. 

Resep Cenil dengan Saus Kinca


Tuangkan air panas bertahap ke dalam mangkuk berisi tepung tapioka, aduk rata dengan spatula. Jika adonan terlalu kering dan susah tercampur maka tambahkan porsi air panas. Lakukan dengan hati-hati karena sangat panas, jika sudah tercampur, uleni dengan jemari tangan hingga menjadi adonan yang kalis. Jika terlalu lengket tambahkan sedikit tepung tapioka. 


Bagi adonan menjadi 3 bagian yang sama, beri pasta warna merah dan hijau pada 2 bagian adonan, biarkan 1 buah adonan berwarna putih. Tutup adonan dengan kain agar tidak kering kala kita membentuknya. 


Siapkan panci, beri air agak banyak, dan panaskan hingga mendidih. 


Ambil sejumput adonan, gelindingkan di telapak tangan hingga berbentuk seperti cacing dengan panjang sekitar 5 cm. Ceburkan adonan yang sudah dibentuk ke dalam air panas mendidih. Lakukan pada sisa adonan, jangan masukkan terlalu banyak adonan ke dalam air panas, karena akan membuatnya lengket satu sama lain. Aduk isi panci, dan masak hingga adonan mengapung. 

Resep Cenil dengan Saus Kinca


Beri tambahan waktu 5 menit setelah mengapung hingga cenil terlihat sedikit transaparan, angkat cenil dengan saringan kawat. Ceburkan cenil di mangkuk berisi kelapa parut kukus, aduk rata. Lakukan pada semua cenil lainnya. Sisihkan. 


Membuat saus kinca:
Siapkan panci, masukkan semua bahan saus, rebus dengan api sedang hingga gula larut dan mendidih. Jika terlalu pekat tambahkan sedikit air panas agar agak encer. Kuah kinca akan lebih pekat jika telah dingin. Angkat. 


Siapkan cenil dimangkuk, taburi gula pasir jika suka dan guyur dengan saus kincanya. Super yummy!



[ad_2]
Source link

قالب وردپرس

Tanya & Komentar

Artikel     Cenil, dengan, Gula, Jawa, Kinca, Resep, Saus